Kuliah atau Kerja?

Bray, lu kuliah ato kerja?” Ujar si teman. “Mau 
tau aja ato mau tau banget? Ujar si alay.

Sepenggal pertanyaan yang sering dilayangkan oleh teman, kerabat, saudara, dan lainnya. Penting mana antara kuliah & kerja?. Oke, kita telaah dulu apa pentingnya kerja/kuliah. Kerja itu kalo menurut gue adalah mencari ilmu dan pengalaman sekaligus mendapatkan receh, kerja bukan sembarang kerja. Tidur, main game, leha-leha, terus tiba-tiba udah jam pulang. Menyelam sambil minum air. Manfaatkan pekerjaanmu sebagai pembelajaran untuk mendapatkan pengalaman yang berguna. Memang tujuan utama dari kerja itu mencari uang. Tapi alangkah tidak baiknya kita menyia-nyiakan kesempatan belajar dari orang yang sudah berpengalaman. Banyak temen atau kerabat lu yang ga bisa menikmati sama seperti lu. (Oke fix gue ceramah).
Sekarang Kuliah, Kuliah menurut gue itu membeli ilmu dengan uang yang dihasilkan oleh pekerjaan. Lu emang ga bayar, tapi orang tua lu yg bayar. Uang dari mana? Tentunya dari bekerja. Untuk apa lu kuliah? Untuk mencari title, dan untuk mencari pekerjaan. Betul tidak? Bedanya mencari ilmu di dalam dunia kerja dan perkuliahan adalah Hanya beda sarana dan prasarana. Kuliah menggunakan teori dan buku. Kerja menggunakan alat dan tentunya pengalaman. Sama sama mencari ilmu. Tetapi kerja mendapatkan uang. Sedangkan Kuliah memberikan uang.
Jadi penting mana? Kuliah/kerja?
“Weh, kuliah lah cari ilmu dulu sebanyak-banyaknya. Nanti baru sukses!” Oke, begini. Untuk orang-orang yang memiliki ekonomi diatas rata-rata, memang akan berpikiran seperti itu. Kuliah dulu baru kerja. Toh kuliah ada biayanya. Toh ada uangnya. Tapi tidak untuk gue. Gue bukannya nganggep keluarga gue tidak berkecukupan. Tapi untuk biaya kuliah, gue masih mikir. Bayar sekolah aja masih “nyicil”. Itu pun nunggu ditagih bayarnya. Gimana kuliah yang katanya biayanya sampai belasan juta. “Kan ada beasiswa coy!” Sory gue bukannya ga mampu dapetin beasiswa, tapi gue mikir kedepannya. “Oh iya, nanti bayar ini ,bayar itu, dan yang lain nya”.
Gue ga menyalahkan temen-temen yang lebih memilih kuliah dari pada kerja. Wong sama-sama penting ko. Maap sebelumnya kalo gue agak menyombongkan diri. Gue lebih milih kerja dari pada kuliah. Gue bisa membantu orang tua dengan memberikan sebagian jerih payah gue. Gue ga bisa menyusahkan dan bergantung terus menerus pada mereka. Udah cukup menyekolahkan gue sampe titik sekolah menengah atas. Selebihnya biar gue yang ngurus. Saat nya jadi pribadi yang mandiri dan bermanfaat bagi keluarga.
 
“Bray, gimana kalo kerjanya sambil kuliah?” Nah ini baru gue setujuh. Gue kerja tapi Alhamdulillah gue memutuskan sambil kuliah. Cape? Oh tentu. Nikmat? Oh tidak. Tapi bukannya proses itu tidak menghianati hasil. Jadi tenang aja. Jalanin dan nikmatin prosesnya. Gue yakin akan indah pada waktunya. “Tata rapi rencana, serahkan hasil kepada maha kuasa”. Allah ga tidur, Allah ga buta. Gue yakin gue lebih baik dari orang yang hidup hanya mengikuti arus, tidak berusaha dan hanya menikmati. (Woy, jangan curhat).
Gue mencari kerja untuk kuliah. Lu kuliah untuk mencari kerja. Lebih nikmat kuliah dengan uang sendiri. Pusing sendiri, nyari solusi sendiri. Orang tua cukup duduk manis. Tidak terpikir beban. Dan panjang umur :v.
“Bray, gimana kalo gue mau kerja tapi susah dapetnya?” Bukan susah, tapi tekad dan niat untuk mencari kerjanya masih kurang greget. Masa kerjanya harus sesuai keinginan, kerjanya mau santai tapi gaji besar. Ato ga yang penting gajinya besarlah. Kalo begitu susah dong carinya. Sebenernya lowongan pekerjaan itu banyak. Hanya kitanya saja yang memilah” sesuai keinginan kita.
Indomaret/Alfamart “Ah, gengsi dong. Masa jurusan teknik jadi kasir”.
Rumah makan “Yaelah masa ditempat begituan, kan malu”. 
 
Dagang “masa iya sih gue harus dagang”.
 
Sales “buset, kerjanya begitu, ga lah”. 
 
Jadi yang masalah disiapannya? Lapangan pekerjaanya kah, ato kitanya yang terlalu banyak memikirkan aspek-aspek yang harus sesuai keinginan
Kerja itu apa saja Bray, yang penting kitanya ikhlas. Insyaallah berkah. Jangan mengeluh dan tetap semangat.
Jadi gimana? Pilih Kuliah atau kerja?